{"id":5585,"date":"2025-08-11T20:09:59","date_gmt":"2025-08-11T13:09:59","guid":{"rendered":"http:\/\/materi.smkn43jkt.sch.id\/?p=5585"},"modified":"2025-08-11T20:12:40","modified_gmt":"2025-08-11T13:12:40","slug":"tujuan-pembelajaran-untuk-fase-f-pada-tjkt","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/materi.smkn43jkt.sch.id\/?p=5585","title":{"rendered":"Tujuan Pembelajaran untuk Fase F pada TJKT"},"content":{"rendered":"<div id=\"model-response-message-contentr_f86658e402504901\" class=\"markdown markdown-main-panel enable-updated-hr-color\" dir=\"ltr\">\n<h3><b>Fase 1: Dasar-dasar Sistem Operasi Jaringan dan Layanan Awal<\/b><\/h3>\n<ol start=\"1\">\n<li><b>Pengenalan dan Instalasi Sistem Operasi Jaringan:<\/b>\n<ul>\n<li>Peserta didik mampu <b>menjelaskan arsitektur<\/b> dan <b>komponen-komponen krusial<\/b> dari sistem operasi jaringan (server-side dan client-side).<\/li>\n<li>Peserta didik mampu <b>melakukan instalasi sistem operasi jaringan<\/b> (contoh: Linux Server seperti Ubuntu Server atau CentOS) dengan skema partisi <code>LVM (Logical Volume Management)<\/code>.<\/li>\n<li>Peserta didik mampu <b>mengkonfigurasi konektivitas jaringan<\/b> (<code>IP Address<\/code>, <code>subnet mask<\/code>, <code>gateway<\/code>, <code>DNS<\/code>) secara statis dan dinamis.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><b>Manajemen Remote Server dan Layanan Dasar:<\/b>\n<ul>\n<li>Peserta didik mampu <b>menginstalasi dan mengkonfigurasi SSH server<\/b> dan <b>Telnet server<\/b> serta mengamankannya dengan <b>autentikasi kunci publik\/privat<\/b>.<\/li>\n<li>Peserta didik mampu <b>menginstalasi dan mengkonfigurasi DHCP server<\/b>, termasuk <code>lease time<\/code>, <code>scope<\/code>, dan <code>reservasi IP<\/code> untuk perangkat tertentu.<\/li>\n<li>Peserta didik mampu <b>menganalisis dan memecahkan masalah<\/b> dasar pada koneksi remote dan alokasi IP DHCP.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n<hr \/>\n<h3><b>Fase 2: Layanan Jaringan Esensial dan Manajemen Data<\/b><\/h3>\n<ol start=\"1\">\n<li><b>Implementasi DNS dan Web Server:<\/b>\n<ul>\n<li>Peserta didik mampu <b>menginstalasi dan mengkonfigurasi DNS server<\/b> (contoh: BIND9) untuk mengelola zona lokal (<code>primary zone<\/code>) dan melakukan <code>forwarding<\/code> ke DNS publik.<\/li>\n<li>Peserta didik mampu <b>menginstalasi dan mengkonfigurasi web server<\/b> (contoh: Apache atau Nginx), termasuk <code>virtual host<\/code> untuk melayani lebih dari satu domain dari satu server fisik.<\/li>\n<li>Peserta didik mampu <b>mengamankan web server<\/b> dengan <b>sertifikat SSL\/TLS<\/b> (<code>Let's Encrypt<\/code>).<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><b>Pengelolaan Data dan Berkas:<\/b>\n<ul>\n<li>Peserta didik mampu <b>menginstalasi dan mengkonfigurasi FTP server<\/b> (contoh: VSFTPD) dengan batasan akses <code>user<\/code> dan <code>group<\/code> serta mode <code>active<\/code> dan <code>passive<\/code>.<\/li>\n<li>Peserta didik mampu <b>mengimplementasikan file server<\/b> menggunakan <b>protokol Samba<\/b> untuk berbagi berkas di lingkungan Windows dan <b>NFS (Network File System)<\/b> untuk lingkungan Linux.<\/li>\n<li>Peserta didik mampu <b>mengelola kuota disk<\/b> (<code>disk quota<\/code>) untuk <code>user<\/code> dan <code>group<\/code> pada sistem berkas.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n<hr \/>\n<h3><b>Fase 3: Layanan Tingkat Lanjut dan Manajemen Server<\/b><\/h3>\n<ol start=\"1\">\n<li><b>Mail dan Database Server:<\/b>\n<ul>\n<li>Peserta didik mampu <b>menginstalasi dan mengkonfigurasi mail server<\/b> (contoh: Postfix dan Dovecot) untuk layanan <b>SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)<\/b> dan <b>IMAP\/POP3<\/b>.<\/li>\n<li>Peserta didik mampu <b>mengintegrasikan mail server<\/b> dengan <code>webmail client<\/code> (contoh: Roundcube).<\/li>\n<li>Peserta didik mampu <b>menginstalasi dan mengkonfigurasi database server<\/b> (contoh: MySQL\/MariaDB atau PostgreSQL) dan mengamankannya.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><b>Virtualisasi dan Hosting Lanjutan:<\/b>\n<ul>\n<li>Peserta didik mampu <b>menjelaskan dan membedakan<\/b> secara detail arsitektur dari <b>Share Hosting Server<\/b>, <b>Dedicated Hosting Server<\/b>, dan <b>Virtual Private Server (VPS)<\/b>.<\/li>\n<li>Peserta didik mampu <b>melakukan provisioning VPS<\/b> menggunakan platform virtualisasi (contoh: Proxmox atau KVM).<\/li>\n<li>Peserta didik mampu <b>menginstalasi Control Panel Hosting<\/b> (contoh: cPanel\/WHM atau Plesk) dan menggunakannya untuk mengelola <code>reseller<\/code>, <code>account hosting<\/code>, dan <code>database<\/code>.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n<hr \/>\n<h3><b>Fase 4: Keamanan dan Monitoring Sistem<\/b><\/h3>\n<ol start=\"1\">\n<li><b>Keamanan Jaringan dengan VPN:<\/b>\n<ul>\n<li>Peserta didik mampu <b>menjelaskan fungsi dan jenis-jenis VPN<\/b> (<code>PPTP<\/code>, <code>L2TP<\/code>, <code>OpenVPN<\/code>).<\/li>\n<li>Peserta didik mampu <b>menginstalasi dan mengkonfigurasi OpenVPN server<\/b> untuk membangun koneksi yang aman dari luar jaringan.<\/li>\n<li>Peserta didik mampu <b>mengelola sertifikat klien<\/b> pada VPN server dan mengintegrasikannya dengan sistem autentikasi.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><b>Sistem Kontrol dan Monitoring:<\/b>\n<ul>\n<li>Peserta didik mampu <b>menginstalasi dan mengkonfigurasi sistem kontrol dan monitoring<\/b> (contoh: Zabbix atau Nagios) untuk memantau performa CPU, RAM, disk space, dan traffic jaringan.<\/li>\n<li>Peserta didik mampu <b>membuat trigger<\/b> dan <b>alerting system<\/b> untuk notifikasi otomatis jika terjadi anomali pada server.<\/li>\n<li>Peserta didik mampu <b>menganalisis log<\/b> dan <b>data historis<\/b> dari sistem monitoring untuk melakukan <code>preventive maintenance<\/code> dan <code>troubleshooting<\/code>.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Fase 1: Dasar-dasar Sistem Operasi Jaringan dan Layanan Awal Pengenalan dan Instalasi Sistem Operasi Jaringan: Peserta didik mampu menjelaskan arsitektur dan komponen-komponen krusial dari sistem operasi jaringan (server-side dan client-side). Peserta didik mampu melakukan instalasi sistem operasi jaringan (contoh: Linux Server seperti Ubuntu Server atau CentOS) dengan skema partisi LVM (Logical Volume Management). Peserta didik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[19,20,34,72],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/materi.smkn43jkt.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5585"}],"collection":[{"href":"http:\/\/materi.smkn43jkt.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/materi.smkn43jkt.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/materi.smkn43jkt.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/materi.smkn43jkt.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5585"}],"version-history":[{"count":3,"href":"http:\/\/materi.smkn43jkt.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5585\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5587,"href":"http:\/\/materi.smkn43jkt.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5585\/revisions\/5587"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/materi.smkn43jkt.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5585"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/materi.smkn43jkt.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5585"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/materi.smkn43jkt.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5585"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}